Posted 01 Apr 2011 — by Ahmad Muttaqin
Category Serba-serbi
Akhir-akhir ini saat saya numpang mobil teman di Sydney selalu mendengar alunan shalawat nabi yang lain dari yang lain. Nada, irama dan melodinya sangat khas. Vocalnya jernih, berkarakter dan berkelas penyayi internasional. Sholawat tersebut dinyanyikan baik dalam versi arab maupun Inggris. Daaannn, yang membuat saya semakin penasaran dan terkesima, cara pelafalan shalawat versi Arabnya sangat fashih, Englishnya juga sangat fluent.
Setelah goggling dan “youtubing” akhirnya ketemu juga penyanyi tersebut. Dialah Maher Zain. Ternyata, lagu-lagu Islaminya sudah beredar di pasaran sejak 2009!! Sungguh kuper saya dalam hal ini.
Menyimak beberapa lagu serta tema videoklipnya, saya kira Maher Zain cukup berhasil membawa pesan universalitas Islam lewat musik. Video klipnya dibuat sangat professional. Meski lagu-lagunya mengandung lafal arab dan tema-temanya diambil dari kisah dan ajaran Rasulullah Muhammad SAW, namun figure dan setting video klipnya tidak melulu berbau mesjid, padang pasir, atau onta. Coba simak video klip lagu The Chosen One yang, bahkan, terkesan sangat “Barat” di bawah ini: Read More
The Best Keyword for the article:
Posted 15 May 2007 — by Ahmad Muttaqin
Category
Ahmad Muttaqin lahir di Ponjong, Gunungkidul Handayani, Ngayogjakarta Hadiningrat, pada tanggal 14 April 1972. Ia anak ketiga dari enam bersaudara, dari pasangan Bapak H. Anas Ngabid, BA dan Ibu Hj. Sarilah.
Muttaqin, begitu biasanya ia dipanggil oleh koleganya, menyelesaikan Pendidikan Dasar di SD Muhammadiyah Kuwon, Ponjong, Gunungkidul. Pendidikan menengah ia tempuh di Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta dan MAN Yogyakarta 1 program khusus (MAPK). Sarjana Strata 1 dan 2 masing-masing ia peroleh dari Jurusan Perbandingan Agama Fakultas Ushuluddin IAIN (Kini UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dan PPs UIN Yogyakarta dengan konsentrasi Hubungan Antar Agama.
Tahun 2003-2005 Muttaqin memperoleh beasiswa Fulbright untuk program MA dalam bidang Religious Studies di Florida International University, USA. Sebelumnya selama 3 bulan ia berada di Indiana University @ Blomington untuk pre-academic program.
Sehari-hari Muttaqin mengajar di Jurusan Perbandingan Agama, Fakultas Ushuluddin, Studi Agama dan Pemikiran Islam (FUSAP) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan aktif di LaBEL (Laboratorium Religi dan Budaya Lokal), CTSD (Center for Teaching Staff Development) dan CISForm (Center for the Study of Islam and Social Transformation).
Sejak tahun 2008 ia mendapat besiswa dari Dirjen Dikti Depdiknas RI untuk mengambil program Doktor di Department International Busines and Asian Studies (IBAS), Griffith University, Brisbane, QLD, Australia. Di akhir tahun 2010 ia melakukan riset kepustakaan di Leiden University dan KITLV, Belanda untuk mendukung disertasinya. Mengikuti jejak pembimbingnya, sejak Januari 2011 ia ikut pindah ke Centre for the Study of Contemporary Muslim Societies (CSCMS), University of Western Sydney, NSW, Australia.
Me and family family



The Best Keyword for the article: