
The more temptation we face, the more reward we will have. Saat sedang asyik mendengarkan kuliah di kelas; datang mahasiswi dengan pakaian musim panas yang “compang-camping & tidak lengkap.” Dia langsung duduk di sampingku, membuka tas, mengeluarkan minuman kaleng lalu menenggaknya, glek glek glek…. “uh segarnya…” batin saya. Kadang saya berfikir, puasa umat Islam Indonesia itu terlalu “manja.” Atas nama menghormati bulan Ramadhan tempat-tempat hiburan dan warung makan dihimbau tutup. Tempat maksiat digerebek. Operasi miras dilakukan di berbagai daerah, hotel dan rumah-rumah bordil pun dirazia.
______________
Rabu malam 26 Agustus 2009 waktu Brisbane, seorang jurnalis sebuah media massa cetak di Semarang mengontak saya via YM. Dia ingin tahu pengalaman puasa di negeri orang. Berikut ini penggalan chatting saya dengan wartawati tersebut, setalah dilakukan beberapa editing. Semoga bermanfaat.
Fani (F): Assalamu’alaikum, mas Taqin.
Muttaqin (M): ‘Alaikum salam. Gemana kabarnya mbak?
F: Alhamdulillah
M: Oke. How may I help you?
F: Enggak, aku cuma mau nanya aja pengalaman puasa di luar negri. Sekarang di Australia ya mas?
M: Betul.
Read More
The Best Keyword for the article:

…“Why ISO? ISO is for industrial management”. Ketika teman saya menyahut bahwa di kampusnya sudah menerapkan ISO pada konteks akademik, staff Griffith tadi lalu bilang, “ISO is good as a starting point to change university culture but we need more than that.”
____________________
Kamis 23 Juli yang lalu saya diminta menghadiri kunjungan salah seorang pejabat Direktorat Kelembagaan Dirjen Dikti Depdiknas yang sedang melakukan studi banding di Griffith University, Brisbane. Pejabat tersebut memperoleh Executive Endeavour Award dari pemerintah Australia selama 4 minggu. Setelah mengunjungi beberapa perguruan tinggi di South Australia dan otoritas permutuan perguruan tinggi di Canberra, Di minggu keempat beliau datang ke Brisbane didampinvi program officer Indonesia Multilateral, Middle East, South and South East Asia Australian Governement Departement of Education Employment and Workplace Relations (DEEWR). Di Griffith, pejabat tersebut diterima oleh Vive Chancellor & President; Deputy Vice Chancellor (Academic); bagian Academic Registrar; Student Administration; Principal Policy Adviser to Vice Chancellor; Regional Manager, International Marketting; dan International Relations Officer. Selain saya, turut menyertai 2 mahasiswa PhD dan satu mahasiswa program master asal Indonesia.
Read More
The Best Keyword for the article:
Sekedar berbagi pengalaman
PhD by research tampaknya cocok untuk mahasiswa yang “malas” ikut perkuliahan seperti saya. Memang betul, saat aplikasi ke kampus calon mahasiswa harus sudah punya draft proposal disertasi, dan itu bagian dari persyaratan. Akan lebih baik bila jauah hari sebelum mendaftar sudah punya draft sebab proposal tersebut sangat berguna untuk hunting profesor yang kira-kira tertarik dan bersedia menjadi supervisor. Sebelum mengirim aplikasi ke kampus yang dituju, ada baiknya melakukan kontak-kontak dengan calon supervisor. Bukti korespondensi dengan professor tersebut akan memudahkan memperoleh LoA dari bagian admisi kampus. Kalau sudah ada professor yang bersedia membimbing, biasanya bagian admisi tinggal menunjuk co-supervisor.
Read More
The Best Keyword for the article:
Ahmad Muttaqin lahir di Gunungkidul, 14 April 1972. Ia menyelesaikan Pendidikan Dasar di SD Muhammadiyah Kuwon, Ponjong, Gunungkidul. Pendidikan menengah ia tempuh di Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta dan MAPK MAN Yogyakarta 1. Sarjana Strata 1 dan 2 masing-masing ia peroleh dari Jurusan Perbandingan Agama Fakultas Ushuluddin IAIN (Kini UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dan PPs UIN Yogyakarta dengan konsentrasi Hubungan Antar Agama. Tahun 2003-2005 Muttaqin memperoleh beasiswa Fulbright untuk program MA dalam bidang Religious Studies di Florida International University, USA. Sebelumnya selama 3 bulan ia berada di Indiana University @ Blomington untuk pre-academic program.
Sehari-hari Muttaqin mengajar di Jurusan Perbandingan Agama, Fakultas Ushuluddin, Studi Agama dan Pemikiran Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan aktif di LABEL (Laboratorium Religi dan Budaya Lokal), CTSD (Center for Teaching Staff Development) dan CISForm (Center for the Study of Islam and Social Transformation).
Sejak tahun 2008 ia mendapat besiswa dari Dirjen Dikti Depdiknas RI untuk mengambil program Doktor di Department International Busines and Asian Studies (IBAS), Griffith University, Brisbane, Australia.
Me and family family



The Best Keyword for the article: