Posted 03 May 2009 — by Ahmad Muttaqin
Category Kabar/News
Ahad ini, 3 mei 2009 saya harus meneruskan “langkah,” kembali ke Brisbane, terminal kawah condrodimuko-ku tahap 3 yang sudah aku mulai sejak oktober 2008. Satu bulan tepatnya langkah tersebut saya “pause” demi ibunda tercinta. Setelah beberapa bulan diuji dengan rasa sakit, senin pagi 13 April 2009, wanita perkasa itu akhirnya dipanggil Yang Maha Segala-galanya, menyusul ayahanda yang telah menghadap-Nya 14 tahun yang lalu. Selamat jalan ibunda.
Doa kami selalu menyertaimu. Memenuhi harapanmu adalah kewajibanku.
The Best Keyword for the article:
Posted 03 Oct 2008 — by Ahmad Muttaqin
Category Serba-serbi


Amanah untuk berrhutbah idul fitri di lapangan Ponjong hari Rabu yang lalu telah saya tunuikan. Secara umum khutbah berjalan lancar, tidak terlalu lalu lama dan tidak terlalu cepat, cukupan lah. Jamaah saya lihat juga mengikuti dengan seksama.
Sayangnya, seusai khutbah, jamaah putri pada mengeluh bahwa mereka tidak bisa mengikuti khutbah dengan baik. Sound system yang dipasang panitia kurang menjangkau mereka yang berada 250 meter di depan saya. Setelah dievaluasi ternyata salon besar hanya diletakkan di depan jamaah putra; tidak ada satupun kontrol salon atau sender yang smestinya dipasang dibelakang jamaah putra, di depan jamaah putri.
Problem seperti ini sebenarnya sudah berulang-ulang terjadi, namun tampaknya panitia selalu membuat kesalahan yang sama: koordinasi yang lemah, pemberitahuan yang mendadak, sound system yang kurang mendukung, gebyar dan syiar yang kurang greget yang kesemuanya terkesan mereka hanya menyiapkannya asal-asalan.

The Best Keyword for the article:
Posted 30 Sep 2008 — by Ahmad Muttaqin
Category Kabar/News
Alhamdulillah, idul Ftri tahun 1429H ini kami sekeluarga bisa berkumpul bersama di rumah Ibu, tepatnya di Sumber Kidul, Ponjong, Gunungkidul. Berbagai acara kekeluargaan (trah) digelar, lengkap dengan aneka hidangan penuh selera. Tahun ini saya juga diamanati untuk berkhutbah di Lapangan Ponjong. Doa dari segenap handai taulan sangat saya harapkan untuk kesuksesan menunaikan amanah tersebut.


The Best Keyword for the article:
Posted 15 May 2007 — by Ahmad Muttaqin
Category
Ahmad Muttaqin lahir di Ponjong, Gunungkidul Handayani, Ngayogjakarta Hadiningrat, pada tanggal 14 April 1972. Ia anak ketiga dari enam bersaudara, dari pasangan Bapak H. Anas Ngabid, BA dan Ibu Hj. Sarilah.
Muttaqin, begitu biasanya ia dipanggil oleh koleganya, menyelesaikan Pendidikan Dasar di SD Muhammadiyah Kuwon, Ponjong, Gunungkidul. Pendidikan menengah ia tempuh di Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta dan MAN Yogyakarta 1 program khusus (MAPK). Sarjana Strata 1 dan 2 masing-masing ia peroleh dari Jurusan Perbandingan Agama Fakultas Ushuluddin IAIN (Kini UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dan PPs UIN Yogyakarta dengan konsentrasi Hubungan Antar Agama.
Tahun 2003-2005 Muttaqin memperoleh beasiswa Fulbright untuk program MA dalam bidang Religious Studies di Florida International University, USA. Sebelumnya selama 3 bulan ia berada di Indiana University @ Blomington untuk pre-academic program.
Sehari-hari Muttaqin mengajar di Jurusan Perbandingan Agama, Fakultas Ushuluddin, Studi Agama dan Pemikiran Islam (FUSAP) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan aktif di LaBEL (Laboratorium Religi dan Budaya Lokal), CTSD (Center for Teaching Staff Development) dan CISForm (Center for the Study of Islam and Social Transformation).
Sejak tahun 2008 ia mendapat besiswa dari Dirjen Dikti Depdiknas RI untuk mengambil program Doktor di Department International Busines and Asian Studies (IBAS), Griffith University, Brisbane, QLD, Australia. Di akhir tahun 2010 ia melakukan riset kepustakaan di Leiden University dan KITLV, Belanda untuk mendukung disertasinya. Mengikuti jejak pembimbingnya, sejak Januari 2011 ia ikut pindah ke Centre for the Study of Contemporary Muslim Societies (CSCMS), University of Western Sydney, NSW, Australia.
Me and family family



The Best Keyword for the article: