Search Results kekerasan+di+lingkungan+masyarakat

Bahasa Kekerasan

Posted 24 Apr 2010 — by Ahmad Muttaqin
Category Teropong

Betulkah kita bangsa yang ramah, sopan dan santun? Katanya, keramahtamahan  orang Indonesia selaku bangsa Timur tidak hanya  pada sesama anggota keluarga dan masyarakat, namun juga kepada orang lain, the other. “Tamu adalah raja”, demikian slogan yang sering kita dengar, mengandung pesan agar memuliakan orang lain yang hadir di tengah kita..

Tampaknya,  “doktrin” kita ini masyarakat yang ramah dan sopan perlu ditinjau ualang,  sebab akhir-akhir ini kekerasan cenderung dijadikan cara “mengekspresikan” eksistensi dan kepentingan. Lihat saja trend tawuran antar pelajar yang sebenarnya dipicu oleh persoalan sepele, demontrasi mahasiswa mulai sering berakhir ricuh dan merusak fasilitas umum, serta cara-cara main hakim sendiri terhadap anggota masyarakat yang diindikasi berbuat kriminal. Read More

The Best Keyword for the article:

Tunjukkan, bukan Katakan

Posted 05 Aug 2009 — by Ahmad Muttaqin
Category Mereka Berkata

anti terrorist

Menangkal terorisme adalah kewajiban kita bersama. Tunjukkan pada dunia bahwa perilaku teroris itu sama sekali tidak Islami. Isyhaduu bi-anna Muslimun pada konteks ini bisa berati: Tunjukkan-lah bahwa kami itu bukan teroris! 

——————–

“Pak, saya malu pada teman-teman di sekolah. Mereka selalu bilang saya teroris hanya kerana saya beragama Islam. Apa yang harus saya katakana pada mereka bahwa saya bukan teroris?” Demikian pertanyaan salah satu siswa sekolah menengah di Austrlia. Sejak peristiwa 9/11 dia selalu diledek teman-temannya sebagai teroris. Cara berfikir asosiatif media Barat yang sering melekatkan pelaku terror dengan identitas Islam pelan namun pasti telah mempengaruhi cara pandang masyarakat pada minoritas Muslim di Barat. Realitas di Australia ini mengingatkan saya saat melakukan riset dampak tragedy 11/9 terhadap kehidupan sehari-hari komunitas Muslim Miami, Florida USA. Beberapa informan mengabarkan tidak sedikit sister yang terpaksa cobot jilbab dan beberapa brother menyamarkan identitas keislamannya seperti mengganti nama Muhammad dengan Mo, dan mencukur jenggot. 

Read More

The Best Keyword for the article: