Posted 29 Jul 2009 — by Muttaqin
Category Kultum

Belum pernah saya dengar bisnis atau usaha bangkrut hanya karena rajin sedekah. Sedekah adalah investasi ukhrawi dan duniawi. Sekecil apapun ia bagian dari pengendalian diri, pengejewentahan rasa syukur dan kepedulian sosial.
—————-
“Wahai Rasulullah, berilah kami resep hidup bahagai,” tanya seorang sahabat. Rasulullah menjawab: “Antashaddaqa wa anta shahiihun syakhikhun takhsya al-fakra wa ta’muli al-ghina” (Bersedekahlah di kala kamu masih sehat, sementara hidup mu masih serba kekurangan dan kamu sendiri ingin menjadi kaya). Hadits tersebut diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim yang sering disebut muttafaqun ‘alaih. Artinya, dari segi sanad insya Allah tingkat keshahihannya terjamin.
Read More
The Best Keyword for the article:
Posted 27 Jul 2009 — by Muttaqin
Category Teropong

Sertifikasi halal ini, yang didesain sebagai bentuk kontrol dan pemberian jaminan keotentikan sebuah produk, sebenarnya berakar pada hilangnya kepercayaan atautrust konsumen terhadap produsen. Karena itu, selalin melalui nalar kuasa sertifikisai, kenapa tidak juga ditempuh jalan kultural dengan mencetak produsen2 jujur sebanyak-banyaknya? Sayangnya, sulit –atau memang belum ada– perguruan tinggi Islam yang punya program studi terkait permakanan seperti tata boga, hospitality, perhotelan, dll dan bereputasi cemerlang.
Read More
The Best Keyword for the article:

…“Why ISO? ISO is for industrial management”. Ketika teman saya menyahut bahwa di kampusnya sudah menerapkan ISO pada konteks akademik, staff Griffith tadi lalu bilang, “ISO is good as a starting point to change university culture but we need more than that.”
____________________
Kamis 23 Juli yang lalu saya diminta menghadiri kunjungan salah seorang pejabat Direktorat Kelembagaan Dirjen Dikti Depdiknas yang sedang melakukan studi banding di Griffith University, Brisbane. Pejabat tersebut memperoleh Executive Endeavour Award dari pemerintah Australia selama 4 minggu. Setelah mengunjungi beberapa perguruan tinggi di South Australia dan otoritas permutuan perguruan tinggi di Canberra, Di minggu keempat beliau datang ke Brisbane didampinvi program officer Indonesia Multilateral, Middle East, South and South East Asia Australian Governement Departement of Education Employment and Workplace Relations (DEEWR). Di Griffith, pejabat tersebut diterima oleh Vive Chancellor & President; Deputy Vice Chancellor (Academic); bagian Academic Registrar; Student Administration; Principal Policy Adviser to Vice Chancellor; Regional Manager, International Marketting; dan International Relations Officer. Selain saya, turut menyertai 2 mahasiswa PhD dan satu mahasiswa program master asal Indonesia.
Read More
The Best Keyword for the article:
Lagi-lagi jarak budaya gagal menyediakan jawaban yang memuaskan. Atau memang tidak bakal ada argument yang memuaskan, cukup sharing perspektif saja? Sebab, kita bukan alat pemuas to?
_______________
Mengapa hubungan sex pranikah dilarang dalam Islam? Mengapa orang Islam harus Sholat lima kali sehari? Mengapa Nabi Muhammad tidak boleh digambar?
Itu diantara pertanyaan non Muslim Australia terhadap mahasiswa Muslim Indonesia. Pertanyaan tersebut kadang dilontarkan dengan nada heran dipenuhi rasa ingin tahu, namun tidak sedikit yang hanya iseng, mengetes kadar keimanan yang ditanya.
Read More
Sekedar berbagi pengalaman
PhD by research tampaknya cocok untuk mahasiswa yang “malas” ikut perkuliahan seperti saya. Memang betul, saat aplikasi ke kampus calon mahasiswa harus sudah punya draft proposal disertasi, dan itu bagian dari persyaratan. Akan lebih baik bila jauah hari sebelum mendaftar sudah punya draft sebab proposal tersebut sangat berguna untuk hunting profesor yang kira-kira tertarik dan bersedia menjadi supervisor. Sebelum mengirim aplikasi ke kampus yang dituju, ada baiknya melakukan kontak-kontak dengan calon supervisor. Bukti korespondensi dengan professor tersebut akan memudahkan memperoleh LoA dari bagian admisi kampus. Kalau sudah ada professor yang bersedia membimbing, biasanya bagian admisi tinggal menunjuk co-supervisor.
Read More
The Best Keyword for the article:
…it would be a problematic to generalize the norm of Islamic Clerics among Indonesian Modernist Muslims. The ‘faces’ of modernist Muslims are changing just as other institutions where polarization is one of the characteristics. The clerical authority among reformist Muslim in Indonesia is now, especially after reformation era, more multi-polar and more plural than ever before.
Read More
The Best Keyword for the article: