

Amanah untuk berrhutbah idul fitri di lapangan Ponjong hari Rabu yang lalu telah saya tunuikan. Secara umum khutbah berjalan lancar, tidak terlalu lalu lama dan tidak terlalu cepat, cukupan lah. Jamaah saya lihat juga mengikuti dengan seksama.
Sayangnya, seusai khutbah, jamaah putri pada mengeluh bahwa mereka tidak bisa mengikuti khutbah dengan baik. Sound system yang dipasang panitia kurang menjangkau mereka yang berada 250 meter di depan saya. Setelah dievaluasi ternyata salon besar hanya diletakkan di depan jamaah putra; tidak ada satupun kontrol salon atau sender yang smestinya dipasang dibelakang jamaah putra, di depan jamaah putri.
Problem seperti ini sebenarnya sudah berulang-ulang terjadi, namun tampaknya panitia selalu membuat kesalahan yang sama: koordinasi yang lemah, pemberitahuan yang mendadak, sound system yang kurang mendukung, gebyar dan syiar yang kurang greget yang kesemuanya terkesan mereka hanya menyiapkannya asal-asalan.

No related posts.










Selamat-selamat.
Anyway kok ra ono jurnal perjalanan neng Ostrali?
bentar om. tunggu tanggal mainnya. he he.
Kok ndak PERNAH NULIS MANEH?
nek tahun 2008 mas muttaqin sampun sukses khutbah idul fitri dateng lapangan ponjong, tahun ngajeng kulo undang khutbah idul fitri dateng lokasi transmigrasi ingkang pedalaman kalimantan timur bagian utara, .. insya allah kulo jamin mboten wonten masalah ingkang berkaitan kalian “son sistem” , lha wong “corong spikere “mawon mboten wonten, bahkan listrik njih dereng wonten .. wajah 2 lugu, tangan2 atos penuh “kapal” akan dengan suka cita menyambut mas muttaqin, .. bahkan mengantarkan ke surga
being the first comment… salam kenal
Salam kenal kembali mas Amri.
Terimakasih kunjungannya
Laporan selayang pandang AUSY gak masuk kang?
Amanah memang berat, tapi harus dilaksanakan
Terimakasih supportnya mas Ale