Amanah itu
Amanah untuk berrhutbah idul fitri di lapangan Ponjong hari Rabu yang lalu telah saya tunuikan. Secara umum khutbah berjalan lancar, tidak terlalu lalu lama dan tidak terlalu cepat, cukupan lah. Jamaah saya lihat juga mengikuti dengan seksama.
Sayangnya, seusai khutbah, jamaah putri pada mengeluh bahwa mereka tidak bisa mengikuti khutbah dengan baik. Sound system yang dipasang panitia kurang menjangkau mereka yang berada 250 meter di depan saya. Setelah dievaluasi ternyata salon besar hanya diletakkan di depan jamaah putra; tidak ada satupun kontrol salon atau sender yang smestinya dipasang dibelakang jamaah putra, di depan jamaah putri.
Problem seperti ini sebenarnya sudah berulang-ulang terjadi, namun tampaknya panitia selalu membuat kesalahan yang sama: koordinasi yang lemah, pemberitahuan yang mendadak, sound system yang kurang mendukung, gebyar dan syiar yang kurang greget yang kesemuanya terkesan mereka hanya menyiapkannya asal-asalan.

Ahmad Muttaqin lahir di Gunungkidul, 14 April 1972. Muttaqin menyelesaikan Pendidikan Dasar di SD Muhammadiyah kuwon ponjong Gunungkidul; pendidikan menengah di Madrasah Tsanawiyah PPMI Assalaam surakarta; dan MAPK MAN Yogykarta 1. Sarjana starta 1 dan 2 masing-masing diperoleh dari Jurusan Perbandingan Agama Fak. Ushuluddin IAIN (Kini UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dan PPs UIN Yogyakarta dengan konsentrasi Hubungan Antar Agama. Tahun 2003-2005 Muttaqin memperoleh beasiswa dari Fulbright untuk program MA dalam bidang Religious Studies di Florida international University. Sehari-hari Muttaqin mengajar di Jurusan Perbandingan Agama Fak. Ushuluddin UIN Yogyakarta dan aktif di LABEL (Laboratorium Religi dan Budaya Lokal), CTSD (Center for Teaching staff Development) dan CISForm (Center for the Study of Islam and Social Transformation).